Pengertian dari rekayasa perangkat lunak (RPL) menurut beberapa sumber, berikut ulasanya
  1. Menurut wikipedia: Rekayasa perangkat lunak adalah satu bidang profesi yang mendalami cara-cara pengembangan perangkat lunak termasuk pembuatan, pemeliharaan, manajemen organisasi pengembanganan perangkat lunak dan manajemen kualitas.
  2. Menurut IEEE Computer Sciety: Rekayasa perangkat lunak sebagai penerapan suatau pendekatan yang sistematis, disiplin dan terkuantifikasi atas pengembangan, penggunaan dan pemeliharaan perangkat lunak, serta studi atas pendekatan-pendekatan ini, yaitu penerapan pendekatan engineering atas perangkat lunak.
  3. Rekayasa perangkat lunak adalah pengubahan perangkat lunak itu sendiri guna mengembangkan, memelihara dan membangun kembali dengan menggunakan prinsip rekayasa untuk menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja lebih efisien dan efektif utnuk pengguna.
Istilah Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) secara umum disepakati sebagai terjemahan dari istilah Software Engineering. Istilah software engineering mulai dipopulerkan tahun 1968 pada softwae engineering conference yang diselenggarakan oleh NATO. Sebagian orang mengartikan RPL hanya sebatas pada bagaimana membuat program komputer. Padahal ada perbedaan yang mendasar antara perangkat lunak (software) dan program komputer:
  1. Perangkat Lunak adalah seluruh perintah yang digunakan untuk memproses informasi. Perangkat lunak dapat berupa program atau prosedur.
  2. Program adalah kumpulan perintah yang dimengerti oleh komputer.
  3.  Prosedur adalah perintah yang dibutuhkan oleh pengguna dalam memproses informasi.
Pengertian RPL sendiri adalah sebagai berikut: Suatu displin ilmu yang membahasa semua aspek produksi perangkat lunak, mulai dari tahap awal yaitu analisa kebutuhan pengguna, menentukan spesifikasi dari kebutuhan pengguna, desain, pengkodean, pengujian sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan.

Jelaslah bahwa RPL tidak hanya berhubung dengan cara pembuatan program komputer. Pernyataan “semua aspek produksi”pada pengertian diatas, mempunyai arti semua hal yang berhubungan dengan proses produksi seperti manajemen proyek, penentuan personil, anggaran biaya, metode, jadwa, kualitas sampai dengan pelatihan pengguna merupakan bagian dari RPL.

Tujuan Rekayasa Perangkat Lunak
Secara lebih khusus, dapat dinyatakan bahwa tujuan dan Rekayasa Perangkat Lunak ini adalah:
  1. Memperoleh biaya produksi perangkat lunak yang rendah.
  2. Menghasilkan perangkat lunak yang kinerjanya tinggi, handal dan tepat waktu.
  3. Menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja pada berbagai jenis platform.
  4. Menghasilkan perangkat lunak yang biaya perawatannya rendah.

Kriteria Dalam Merekayasa Perangkat Lunak.
  1. Dapat terus dirawat dan dipelihara (Maintainability)
  2. Dapat mengikuti perkembangan teknologi (Dependability)
  3. Dapat mengikuti keinginan pengguna (Robust)
  4. Efektif dan efisien dalam menggunakan energi dan penggunaannya.
  5. Dapat memenuhi kebutuhan yang diinginkan (Usability)

Ruang Lingkup Rekayasa Perangkat Lunak
Software Requirements berhubungan dengan spesifikasi kebutuhan dan persyaratan perangkat lunak. Software desain mencakup proses penampilan arsitektur, komponen, antar muka, dan karakteristik lain dari perangkat lunak. Software Construction berhubungan dengan detail pengembangan perangkat lunak, termasuk algoritma, pengkodean, pengujian dan pencarian kesalahan. Software Testing meliputi pengujian pada keseluruhan perilaku perangkat lunak. Software Maintenance mencakup upaya-upaya perawatan ketika perangkat lunak telah dioperasikan. Software Configuration Management berhubungan dengan usaha perubahan konfigurasi perangkat lunak untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Software Engineering Management berkaitan dengan pengelolaan dan pengukuran RPL, termasuk perencanaan proyek perangkat lunak. Software Engineering Tools and Methods mencakup kajian teoritis tentang alat bantu dan metode RPL. 

Komentar

Postingan Populer